Jakarta, perisaihukum.id
Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Wadirlantas PMJ), AKBP Arif Fazlurrahman, menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat saat melakukan kunjungan ke pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), Rabu (23/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, AKBP Arif tidak hanya memantau proses pelayanan, tetapi jugat berinteraksi langsung dengan masyarakat yang tengah mengurus administrasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di loket pelayanan tilang.
Salah seorang wajib pajak bernama Hamdan menyampaikan kepada AKBP Arif bahwa dirinya tercatat melakukant pelanggaran lalu lintas yang terekam dalam sistem ETLE. Terdapat tiga pasal pelanggaran yang tercatat dalam sistem tersebut.
Mendengar penjelasan tersebut, AKBP Arif kemudian berinisiatif membantu pembayaran denda tilang yang harus diselesaikan oleh Hamdan.
Pembayaran dilakukan secara langsung melalui layanan mobile banking BRI milik AKBP Arif Fazlurrahman. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menjalani proses pelayanan di Samsat.
AKBP Arif sempat terlihat terkejut setelah mengetahui nominal denda yang harus dibayarkan lantaran terdapat beberapa pelanggaran yang tercatat dalam sistem ETLE.
Suasana kemudian mencair ketika Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, Brigjen Pol. Komarudin, melontarkan candaan kepada AKBP Arif terkait saldo rekening yang digunakan untuk melakukan pembayaran. Candaan tersebut disambut senyum oleh AKBP Arif dan jajaran.
Setelah pembayaran dilakukan, AKBP Arif memastikan kembali status pembayaran melalui aplikasi tilang. Ia juga mengecek sistem komputer pelayanan untuk memastikan transaksi telah tercatat dan proses administrasi dapat dilanjutkan.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya jajaran kepolisian melihat secara langsung proses pelayanan kepada masyarakat, khususnya terkait administrasi ETLE dan pembayaran denda pelanggaran lalu lintas.
AKBP Arif mengatakan, interaksi langsung dengan masyarakat penting dilakukan untuk mengetahui sekaligus memastikan proses pelayanan berjalan dengan baik.
“Interaksi langsung antara petugas kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat mendukung terciptanya pelayanan yang semakin responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tutur AKBP Arif Fazlurrahman.
Report, Jp




